Kudetekno – SSD jebol setelah update Windows 11? Seriusan, nih? Pasti bikin panik, apalagi kalau data penting semua di situ. Belakangan ini emang santer banget kabar soal pembaruan Windows 11 yang dituding jadi biang kerok rusaknya SSD, alias Solid State Drive. Nah, kita coba bedah tuntas deh, bener nggak sih Windows 11 yang salah? Atau ada faktor lain?
Latar Belakang Isu: Pembaruan Windows 11 Dituding Penyebab SSD Jebol
Jadi gini, guys. Beberapa waktu lalu, tepatnya sekitar dua mingguan ke belakang, mulai muncul tuh laporan-laporan dari para pengguna. Katanya, setelah mereka update Windows 11, SSD mereka malah jadi rusak. Update yang disalahin ini kode-nya KB5063878 dan KB5062660. Yang bikin heboh, SSD yang bermasalah ini rata-rata pakai kontroler dari Phison.
Udah deh, langsung rame kan? Di YouTube, di platform X (dulu Twitter), banyak yang nyalahin Microsoft. Katanya, gara-gara update Windows 11, data pada SSD jadi korup, bahkan drive-nya sendiri bisa-bisa ngilang nggak kebaca. Microsoft sih emang nggak jarang bikin ulah dengan update OS-nya, tapi beneran kali ini mereka yang salah?
Investigasi yang Dilakukan Phison
Nah, karena rame banget, Phison sebagai produsen kontroler SSD yang dituduh, langsung gercep alias gerak cepat buat nyelidikin. Mereka mulai investigasi sejak tanggal 18 Agustus. Bayangin, tanggal 27 Agustus mereka udah ngakuin udah ngejalanin 2.200 siklus tes selama 4.500 jam! Seriusan itu lama banget buat ngetes hardware.
Dan hasilnya? Wah, nggak nyangka sih… ternyata mereka nggak berhasil nemuin masalah yang dilaporkan itu! Bahkan, kata Phison, “Kami tidak berhasil menemukan masalah yang dilaporkan, dan tidak ada mitra atau konsumen yang melaporkan masalah tersebut terjadi di perangkat mereka saat ini,”. Jadi, kayaknya masalah ini nggak semasif yang dibayangkan.
Tanggapan Resmi dari Microsoft
Nggak mau kalah, Microsoft juga ikutan angkat bicara beberapa hari setelahnya. Mereka bilang gini, “Kami tidak menemukan hubungan antara pembaruan keamanan Windows Agustus 2025 dan kerusakan pada SSD.” Tuh kan, sama kayak Phison, Microsoft juga nggak nemuin bukti kalau update mereka yang bikin SSD jebol.
Sebenarnya, pernyataan Microsoft dan Phison ini udah bisa ditebak sih. Kenapa? Soalnya laporan kerusakan SSD ini kayaknya nggak terlalu banyak. Nggak kayak kasus Blue Screen of Death (BSOD) yang kayak wabah gitu.
Analisis Lebih Lanjut: Seberapa Luas Masalah Ini Terjadi?
Nah, biar lebih jelas, kita coba telaah lebih dalam, ya. Dari hasil penelusuran, laporan pertama soal SSD rusak ini muncul dari seorang pengguna X di Jepang. Dia mempertanyakan kenapa SSD-nya rusak setelah update Windows. Terus, postingan itu dikomentari sama netizen lain yang ngaku ngalamin masalah serupa.
Tapi inget, guys! Nggak ada bukti valid yang nunjukkin kalau masalah ini terjadi secara luas. Bisa aja masalah ini cuma kejadian di beberapa SSD yang emang udah cacat produksi, atau mungkin ada masalah kompatibilitas sama hardware lain. Atau mungkin juga… ya, namanya juga barang elektronik, kadang ada aja yang apes.
Intinya sih, ya gitu… nggak semua salah Windows 11 juga. Bisa jadi ada faktor lain yang nggak keliatan. Jangan langsung nyalahin update, coba cek dulu hardware kamu, driver-nya, atau mungkin ada masalah di power supply.
Eh, ngomong-ngomong soal hardware, ini juga penting. SSD kan punya umur, ada batas tulis-hapusnya. Kalau udah sering dipake buat nyimpen file gede-gede, ya wajar aja kalau lama-lama jebol. Jadi, perhatiin juga kesehatan SSD kamu ya.
Jadi, kesimpulannya gimana? SSD jebol gara-gara Windows 11? Belum tentu, guys! Masih banyak faktor lain yang bisa jadi penyebabnya. Jangan langsung panik, coba cek dulu semuanya pelan-pelan. Siapa tau masalahnya cuma sepele dan bisa diatasi sendiri. Kalau emang SSD-nya udah uzur, ya mungkin udah waktunya ganti baru aja. Hehe. Gimana, udah nggak terlalu khawatir kan sekarang? Jangan lupa share pengalaman kamu ya, kalau pernah ngalamin kejadian serupa! ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









