Kudetekno – Lelang frekuensi 1,4 GHz baru aja kelar, dan hasilnya lumayan bikin heboh. Bayangin aja, Surge sama MyRepublic sukses rebutan ‘kue’ frekuensi ini di beberapa regional berbeda. Nah, kemenangan ini tuh bukan cuma sekadar angka-angka di atas kertas. Ini beneran ngebuka pintu lebar buat mereka buat ngembangin jaringan. Penting banget, kan, buat kita-kita yang pengen internet ngebut terus?
Pemenang Lelang Frekuensi 1,4 GHz
Jadi gini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo, eh, sekarang namanya Komdigi ya?) udah resmi umumin siapa aja yang jadi ‘jagoan’ di lelang frekuensi 1,4 GHz ini. Dan, sesuai dugaan, persaingannya lumayan sengit.
Surge Kuasai Regional 1
Nah, buat yang penasaran, Surge, yang diwakilin sama anak perusahaannya, Telemedia Komunikasi Pratama, berhasil ngedapetin Regional 1. Seriusan, mereka tuh nawar paling tinggi dibanding Telkom dan MyRepublic, nyaris setengah triliun, tepatnya Rp 403 miliar. Gila, nggak tuh? Kebayang dong, mereka punya rencana gede buat area ini.
MyRepublic Dominasi Regional 2 dan 3
Kalau MyRepublic, mereka nggak mau kalah dong. Mereka, dengan bendera Eka Mas Republik, berhasil jadi yang paling tinggi nawarnya di Regional 2 dan 3. Masing-masing nawar Rp 300 miliar dan Rp 100 miliar. Artinya, mereka bakal megang dua blok, totalnya 160 MHz. Wah, ini sih ambisius banget.
Wilayah yang Dikuasai
Oke, sekarang mari kita bedah satu per satu, wilayah mana aja sih yang bakal jadi ‘kekuasaan’ masing-masing pemenang lelang frekuensi 1,4 GHz ini. Biar kamu juga kebayang, apakah daerahmu termasuk yang bakal kebagian internet lebih kenceng.
Wilayah Kekuasaan Telemedia Komunikasi Pratama (Surge)
Jadi, gini nih, Telemedia Komunikasi Pratama alias Surge, bakal megang kendali di:
- Zona 4: Provinsi Banten, Provinsi DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. (Jabodetabek nih!)
- Zona 5: Provinsi Jawa Barat (kecuali yang udah disebutin di Zona 4 tadi).
- Zona 6: Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Zona 7: Provinsi Jawa Timur.
- Zona 9: Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Barat Daya. (Wah, cakupannya luas banget ya?)
Wilayah Kekuasaan MyRepublic
Nah, sekarang giliran MyRepublic. Mereka dapat jatah di Regional 2 dan 3.
Regional 2
* Zona 1: Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara.
- Zona 2: Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, dan Provinsi Jambi.
- Zona 3: Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Bengkulu, dan Provinsi Lampung.
- Zona 8: Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
- Zona 15: Provinsi Kepulauan Riau.
Regional 3
* Zona 11: Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Provinsi Tenggara.
- Zona 12: Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.
- Zona 13: Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat.
* Zona 14: Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Utara, dan Provinsi Kalimantan Timur.
Lumayan banyak juga kan wilayah yang bakal kecipratan ‘berkah’ dari MyRepublic?
Proses Selanjutnya Pasca Pengumuman
Tapi, eits, jangan seneng dulu. Pengumuman ini tuh belum final-final banget. Masih ada satu tahap lagi yang namanya masa sanggah. Jadi, kalau ada peserta lelang frekuensi 1,4 GHz yang ngerasa ada yang nggak beres, mereka bisa ngajuin sanggahan.
Nah, menurut Komdigi, masa sanggah ini dikasih waktu sampe tanggal 17 Oktober 2025 jam 3 sore. Kalau nggak ada sanggahan, baru deh prosesnya lanjut. Nantinya, hasil seleksi ini bakal dilaporkan ke Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Ibu Meutya Hafid.
“Peserta Seleksi dengan peringkat kesatu sesuai Daftar Peringkat Hasil Seleksi (…) dinyatakan sebagai pemenang seleksi setelah diterbitkannya penetapan pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025 oleh Menteri Komunikasi dan Digital,” jelas Komdigi. Intinya sih, sabar dulu aja. Kita tunggu pengumuman resminya.
Jadi, ya gitu deh. Intinya, lelang frekuensi 1,4 GHz ini kayak pertarungan sengit buat ngedapetin ‘lahan’ buat ngembangin jaringan. Dan, Surge sama MyRepublic berhasil jadi pemenangnya. Tapi, masih ada proses yang harus dilalui. Nah, buat kamu yang daerahnya termasuk dalam wilayah kekuasaan mereka, siap-siap aja ya. Siapa tahu internet di rumahmu makin ngebut kayak kilat! Udah gitu aja, semoga infonya bermanfaat ya. Jangan lupa share pengalamanmu kalau udah ngerasain efek dari lelang frekuensi 1,4 GHz ini. Penasaran banget! ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









