Kudetekno – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Kedengarannya keren, ya? Nah, ini bukan sekadar mainan mahal. ISS itu simbol kerja sama global, laboratorium terapung di atas kepala kita, dan sudah 25 tahun terus beroperasi. Tapi, semua ada masanya, kan? ISS pun punya tanggal kadaluwarsa. Kita bakal ngobrolin sejarahnya, pencapaiannya, dan… gimana nanti dia “pensiun”. Seriusan, pensiunnya nggak main-main, lho!
Sejarah Singkat Stasiun Luar Angkasa Internasional
Jadi, gini ceritanya. Dulu, di tengah persaingan AS dan Rusia, muncul ide gila: bikin stasiun luar angkasa bareng! Awalnya sih kayak mimpi di siang bolong, tapi akhirnya terwujud juga. ISS jadi bukti bahwa bahkan musuh bebuyutan pun bisa kerja sama demi ilmu pengetahuan. Keren, kan?
Astronot Pertama ISS
Siapa yang pertama kali nginjekin kaki di ISS? Nah, ada tiga orang nih: Bill Shepherd dari NASA, Sergei Krikalev, dan Yuri Gidzenko dari Rusia. Mereka terbang dengan roket Soyuz dari Kazakhstan, tanggal 31 Oktober 2000. Sampai di ISS dua hari kemudian, mereka langsung kerja rodi selama hampir lima bulan. Bayangin deh, hidup di luar angkasa, jauh dari bumi, sama orang yang baru dikenal. Pasti seru (sekaligus menegangkan)!
290 Pengunjung dan Terus Bertambah
Dari tiga orang itu, sekarang udah ada sekitar 290 orang dari 26 negara yang pernah mampir ke ISS. Kebanyakan astronot, tapi ada juga turis luar angkasa yang tajir melintir dan bahkan sutradara film! NASA sekarang udah nggak gitu ketat soal turis luar angkasa. Bahkan, mereka ngundang kru swasta buat nginep dua mingguan. Wah, kayak hotel bintang lima dengan pemandangan galaksi, ya?
Kehidupan di ISS
Hidup di ISS nggak seindah yang dibayangkan, lho. Seriusan.
Ancaman dan Tantangan
ISS rentan sama retakan, kebocoran udara, dan sampah luar angkasa. Bayangin aja, ada ribuan serpihan sampah yang melayang-layang di orbit, bisa nabrak kapan aja. Selain itu, radiasi kosmik juga jadi ancaman nyata buat kesehatan astronot. Harus pinter-pinter jaga diri deh pokoknya.
Fasilitas dan Kenyamanan Modern
Tapi, jangan salah. ISS sekarang udah kayak “hotel bintang empat”. Ada telepon internet, kubah kaca buat ngeliat Bumi, bahkan rumah kaca eksperimental buat nanem cabai! Pernah ada mesin espresso sama oven pembuat kue juga, lho. Sayangnya, belum ada pancuran. Mandinya cuma pakai spons, kayak bayi baru lahir. Pakaian kotor? Dibuang! Nggak dicuci, kayak anak kos.
Suka Duka di ISS
Nggak cuma soal teknis, kehidupan di ISS juga penuh drama dan emosi.
Momen Penting Astronot
Beberapa astronot ngalamin momen penting di ISS. Ada astronot yang terhubung sama istrinya yang lagi lahiran dari orbit! Ada juga yang ibunya meninggal pas dia lagi di luar angkasa. Kebayang nggak sih, gimana rasanya dapet kabar buruk kayak gitu di tempat yang jauh banget?
Keterlambatan Kepulangan
Ada juga yang apes karena penerbangannya ditunda. Kayak Butch Wilmore dan Suni Williams, yang harusnya cuma seminggu di ISS, malah jadi sembilan bulan! Untung aja NASA beralih ke SpaceX buat nganterin mereka pulang. Kalau nggak, bisa-bisa mereka bikin koloni sendiri di sana.
Sains dalam Gravitasi Nol
ISS itu laboratorium terapung. Banyak banget eksperimen yang udah dilakuin di sana, terutama soal efek gravitasi nol ke tubuh manusia.
Eksperimen dan Penelitian
Ribuan eksperimen udah dilakukan, mulai dari tes medis sampai penelitian tentang tanaman di luar angkasa. Bahkan, ada astronot yang nemuin gumpalan darah di vena jugularisnya. Dokter dari Bumi langsung ngasih instruksi buat penanganan dari jauh. Gokil!
Studi Kembar Kelly Bersaudara
Yang paling terkenal sih studi kembar Kelly bersaudara. Scott Kelly ikut ekspedisi NASA selama setahun, sementara saudara kembarnya, Mark, tetep di Bumi. Nah, selama setahun itu, para ilmuwan ngebandingin perubahan tubuh mereka berdua. Tujuannya buat ngerti gimana perjalanan luar angkasa jangka panjang bisa ngaruh ke kesehatan manusia. Ini penting banget buat rencana ekspedisi ke Mars di masa depan.
Akhir yang Tak Terhindarkan
Oke, sekarang kita ngomongin soal “pensiunnya” ISS. Jujur aja, aku juga sempat mikir, kok bisa-bisanya stasiun sebesar ini dihancurin? Tapi, emang udah waktunya, guys.
SpaceX Akan Menghancurkannya
NASA udah bayar SpaceX hampir 1 miliar dolar buat narik ISS dari orbit sekitar tahun 2031. Jadi, SpaceX bakal bikin “Kendaraan Deorbit” khusus buat ngarahin ISS balik ke atmosfer Bumi. Pas masuk atmosfer, ISS bakal kebakar habis.
Kendaraan Deorbit SpaceX
Nggak main-main, kan? SpaceX beneran bikin pesawat luar angkasa khusus buat ngebakar ISS! NASA bilang, penting banget buat ngelakuin deorbit ISS secara aman dan terkendali. Jangan sampe serpihan ISS malah nimpuk rumah warga, kan berabe.
Jadi, gitu deh. ISS, setelah 25 tahun berjasa, akhirnya bakal “pensiun” dengan cara yang spektakuler. Rasanya agak sedih sih, kayak kehilangan teman lama. Tapi, kita juga harus mikirin masa depan penjelajahan luar angkasa. Mungkin, di masa depan, bakal ada stasiun luar angkasa yang lebih canggih dan lebih keren lagi. Siapa tahu, kan? Gimana menurutmu? Pengen nggak sih, suatu saat bisa liburan ke luar angkasa? Share pendapatmu di kolom komentar, ya! ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









