Platform Digital Wajib Lindungi Anak Batas Akhir 6 Juni 2026

Platform Digital Wajib Lindungi Anak Batas Akhir 6 Juni 2026
Platform Digital Wajib Lindungi Anak Batas Akhir 6 Juni 2026

Kudetekno – Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi secara tegas menagih komitmen platform digital untuk melindungi anak di ruang siber. Seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) wajib menyelesaikan penilaian mandiri terkait hal ini. Batas akhir pelaporan evaluasi mandiri telah ditetapkan pada 6 Juni 2026.

Kewajiban penilaian mandiri ini merupakan langkah krusial dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi generasi muda. Platform diharapkan mengevaluasi secara internal potensi risiko yang mereka miliki terhadap anak-anak. Hasil asesmen ini akan menjadi fondasi untuk tindakan pengawasan lebih lanjut dari pemerintah.

Mandat ini didasari oleh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025. Regulasi tersebut dikenal sebagai PP Tunas, singkatan dari Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. PP Tunas menjadi payung hukum yang kuat untuk memastikan keamanan anak di era digital.

Tanggal 6 Juni 2026 menjadi penanda tenggat waktu yang tidak bisa ditawar lagi bagi seluruh PSE. Setelah tanggal tersebut, Komdigi akan mulai menganalisis laporan yang masuk. Kepatuhan terhadap tenggat ini sangat penting untuk menunjukkan tanggung jawab platform.

Aturan ini berlaku secara universal bagi semua platform digital yang beroperasi di Indonesia. Baik platform lokal yang dikembangkan di dalam negeri maupun raksasa teknologi global wajib mematuhinya. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menerapkan standar perlindungan anak yang seragam.

Tujuan utama dari laporan evaluasi mandiri ini adalah untuk memetakan tingkat risiko setiap platform. Informasi tersebut akan membantu Komdigi mengidentifikasi area rentan dan potensi bahaya. Peta risiko ini krusial untuk menentukan strategi pengawasan dan intervensi yang paling efektif.

Kepatuhan PSE terhadap PP Tunas bukan hanya sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan. Platform yang proaktif melindungi anak akan membangun kepercayaan publik yang lebih besar. Komdigi menekankan bahwa ini adalah langkah vital untuk menciptakan lingkungan digital yang positif.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno

Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇

Also Read

Bagikan:

Andra Mahendra

Halo! Aku Andra Mahendra, penulis di KudeTekno yang fokus di dunia game kompetitif kayak Mobile Legends, PUBG, dan Free Fire.

Leave a Comment