Fakta Mencengangkan, Negara Mana Saja yang Paling Banyak Merusak Hutan?

Fakta Mencengangkan, Negara Mana Saja yang Paling Banyak Merusak Hutan?
Fakta Mencengangkan, Negara Mana Saja yang Paling Banyak Merusak Hutan?

Kudetekno – Fakta mencengangkan terungkap, seriusan deh! Negara mana aja sih yang paling banyak merusak hutan? Deforestasi ini emang jadi isu global yang makin bikin kita geleng-geleng kepala. Dampaknya? Jangan ditanya, ngeri banget buat lingkungan dan kita-kita ini. Nah, di sini kita bakal ngobrolin negara mana aja yang tingkat deforestasinya paling tinggi. Kenapa mereka kayak gitu? Terus, akibatnya apa buat kita semua? Yuk, simak!

Negara dengan Tingkat Deforestasi Tertinggi

Oke, jadi gini… Pernah nggak sih kamu ngebayangin hutan yang dulunya rimbun, tiba-tiba jadi gundul? Sedih banget, kan? Nah, sayangnya, itu kejadian nyata dan ada beberapa negara yang “jagoan” banget soal ngerusak hutan. Jujur aja, aku juga sempat mikir, “Emang separah itu ya?” Ternyata…parah banget!

Peringkat Negara dengan Deforestasi Terparah

Brasil menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat deforestasi tertinggi di dunia. Seriusan! Dari tahun 1990 sampai 2020, mereka kehilangan hutan seluas 922.778,99 kilometer persegi! Gede banget kan? Kayak nungguin mie instan mateng padahal itu berjam-jam lamanya. Indonesia, sayangnya, nggak mau kalah. Negara kita ada di posisi kedua dengan perubahan luas hutan akibat deforestasi mencapai 264.119,218 kilometer persegi pada tahun 2025. Artinya, sekitar 22,28% hutan kita lenyap! Astaga!

Selain Brasil dan Indonesia, ada juga negara-negara lain seperti Myanmar, Nigeria, dan Republik Demokratik Kongo yang juga punya andil besar dalam kerusakan hutan dunia. Mereka ini kayak tim yang lagi lomba balap karung, tapi yang dilombain malah ngerusak hutan. Ya, walaupun kadang bikin tambah bingung juga sih, kenapa mereka segitunya?

Faktor-faktor Penyebab Deforestasi

Kenapa sih negara-negara ini doyan banget ngerusak hutan? Emang apa untungnya? Ternyata, ada beberapa faktor yang bikin mereka kayak gitu. Intinya sih, ya gitu… kamu ngerti lah maksudnya. Ada duit di balik pohon-pohon itu!

Peran Negara Maju dan Negara Berkembang

Negara berkembang seringkali bergantung pada sumber daya alam untuk pembangunan ekonomi mereka. Kayak pepatah bilang, “Ada gula ada semut,” ada kayu, ada duit! Mereka tebang hutan buat lahan pertanian, pertambangan, atau bahkan cuma buat diekspor kayunya. Negara maju juga punya peran, lho. Permintaan mereka akan bahan baku dari hutan juga bikin deforestasi makin parah. Jadi, intinya sih, saling salah-salahan deh kayaknya.

Eksploitasi Hutan Amazon

Eh, ngomong-ngomong soal hutan, Amazon itu kayak jantungnya dunia, tahu nggak? Tapi sayang, hutan Amazon juga jadi korban deforestasi yang parah. Bayangin aja, sebagian besar lahan hutan Amazon yang ditebang sekarang dipake buat peternakan sapi! Gila nggak tuh? Padahal, peternakan sapi itu salah satu penyebab utama emisi gas rumah kaca. Rasanya kayak nungguin pengumuman kelulusan padahal udah yakin nggak lulus. Tragis!

Dampak Deforestasi

Oke, jadi sekarang kita udah tahu siapa aja yang ngerusak hutan dan kenapa mereka melakukannya. Tapi, dampaknya buat kita apa sih? Apa cuma bikin pemandangan jadi nggak enak dilihat? Sayangnya, nggak sesimpel itu, guys!

Konsekuensi Ekonomi dan Lingkungan

Deforestasi itu kayak efek domino. Satu pohon ditebang, efeknya kemana-mana. Mulai dari hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, banjir, longsor, sampai kerugian ekonomi. Bayangin aja, hutan itu kayak rumah buat banyak hewan dan tumbuhan. Kalo rumahnya dirusak, mereka mau tinggal di mana? Terus, hutan juga punya peran penting dalam menyerap karbon dioksida. Kalo hutannya gundul, karbon dioksida di atmosfer makin banyak dan bikin bumi makin panas. Kan berabe!

Selain itu, deforestasi juga bisa bikin banjir dan longsor. Hutan itu kayak spons yang nyerap air hujan. Kalo hutannya nggak ada, air hujan langsung lari ke sungai dan bikin banjir. Longsor juga sama, akar pohon itu kayak jangkar yang nahan tanah. Kalo pohonnya nggak ada, tanahnya gampang longsor. Gue juga pernah nyoba berkebun di tanah gundul, hasilnya? Bikin ngakak sendiri. Nggak ada yang tumbuh!

Konsekuensi ekonominya juga nggak kalah ngeri. Kalo hutan rusak, sumber daya alam yang bisa kita manfaatkan juga hilang. Terus, biaya buat nanggulangin bencana alam akibat deforestasi juga nggak murah. Intinya, deforestasi itu bikin kita rugi di segala bidang. Seriusan!

Jadi, gimana guys? Udah kebayang kan betapa pentingnya menjaga hutan? Ini bukan cuma soal menyelamatkan pohon, tapi juga soal menyelamatkan masa depan kita dan generasi penerus. Yuk, mulai dari hal kecil, kayak hemat kertas, dukung produk-produk yang ramah lingkungan, atau bahkan sekadar ngajak teman-teman buat lebih peduli sama hutan. Kita semua punya peran dalam menjaga bumi ini. Percaya deh, sekecil apapun yang kita lakukan, pasti ada dampaknya. Kalo bukan kita, siapa lagi? ***

Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇

Also Read

Bagikan:

Salsabila Rahmawati

Penggemar biologi dan lingkungan. Menulis untuk menginspirasi rasa ingin tahu dan kecintaan pada alam dan sains.

Leave a Comment