Kudetekno – Banjir bandang di Sumatera emang bikin repot. Bukan cuma rumah dan jalanan yang kebanjiran, sinyal internet juga ikut-ikutan ambyar! Bayangin deh, lagi butuh banget kabar dari keluarga atau pengen update berita terbaru, eh malah loading terus. Pemerintah nggak tinggal diam, dong. Mereka langsung gercep gandeng operator buat nambahin layanan internet satelit. Tujuannya? Ya biar konektivitas di lokasi bencana tetap ada, nggak bikin panik berkepanjangan. Penting banget, kan? Soalnya di situasi kayak gini, internet itu bukan cuma buat scroll TikTok, tapi juga buat koordinasi bantuan dan nyari info penting.
Peningkatan Akses Internet Satelit di Sumatera
Nah, ini dia nih jurus pamungkasnya: internet satelit! Kenapa satelit? Ya karena infrastruktur darat lagi nggak memungkinkan. Kabel putus, BTS kebanjiran, ribet deh pokoknya. Satelit jadi solusi paling cepat dan efektif buat nyambungin lagi komunikasi.
Penambahan Titik Akses oleh Bakti Komdigi
Bakti Komdigi, ini semacam tangan panjangnya Kominfo gitu deh, langsung tancap gas nambahin titik akses internet di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Awalnya cuma 10 titik, eh langsung jadi 14! Keren, kan? Tapi, ya ada aja kendalanya. Beberapa lokasi susah dijangkau karena jalannya putus. “Hari ini kita sudah menyediakan sampai 14 lokasi. Memang ada lokasi yang belum bisa kita tempuh karena ada jalan yang putus. Alhamdulillah, kita dibantu oleh Basarnas, TNI, dan BNPB bisa memobilisasi ke lokasi-lokasi tersebut yang sangat membantu kami penyediaan backup akses internet,” ujar Fadhilah Mathar, Direktur Utama Bakti Komdigi. Kebayang nggak sih, timnya harus naik helikopter atau perahu karet demi masang WiFi? Salut banget!
Peran Starlink dalam Konektivitas Darurat
Eh, ada juga Starlink! Tau kan, punya Elon Musk itu loh. Starlink nggak mau ketinggalan bantu. Mereka nyumbang 32 unit perangkat, lengkap sama gensetnya. Jadi, nggak usah khawatir listrik mati. Gensetnya siap sedia bikin internet tetep nyala. Perangkat Starlink ini udah mulai dipasang di beberapa tempat, termasuk di Tapanuli Tengah, di SMA dan posko BNPB. Jadi, siswa-siswa yang mau belajar atau petugas yang lagi koordinasi bisa tetep online.
Kebutuhan Titik Baru Terus Berkembang
Tapi, ya namanya juga bencana, kebutuhan itu kayak air bah, terus mengalir. Usulan titik baru terus bermunculan. Bayangin aja, BNPB, Pemda, Kemendagri, semuanya pada ngajuin, totalnya sampai 139 lokasi! Gila nggak tuh? Jadi, Bakti Komdigi harus koordinasi lagi nih buat nyediain backup WiFi di semua lokasi itu. PR banget, tapi demi konektivitas Sumatera, ya harus dikerjain!
Kolaborasi untuk Menjaga Akses Telekomunikasi
Intinya, ini semua tentang kolaborasi. Nggak mungkin satu pihak bisa nanganin semuanya sendirian. Pemerintah, operator, lembaga kemanusiaan, semuanya bahu-membahu. Ini baru namanya Indonesia!
Pemanfaatan Satria dan Starlink dalam Masa Kritis
“Memang saat ini kita sangat mengandalkan Satria dan Starlink ya untuk memenuhi kebutuhan emergensi dalam masa kritis ini, artinya di mana dalam persiapan untuk recovery keseluruhannya,” kata Wayan Toni Supriyanto, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi. Satria itu satelit milik Indonesia, ya. Jadi, selain Starlink, kita juga punya satelit sendiri buat bantu konektivitas. Mantap!
Rapat Koordinasi Penanganan Akses Telekomunikasi
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bahkan sampai turun tangan langsung mimpin rapat koordinasi. Seriusan, ini bukan main-main. Semua stakeholder penting diundang, mulai dari Dirut Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XLSmart, sampai perwakilan dari Starlink Indonesia. Semua kumpul buat nyari solusi terbaik.
Jadi, gimana? Lumayan lega kan denger internet Sumatera mulai pulih? Memang masih banyak tantangan, tapi dengan kerja keras dan kolaborasi, semoga semua wilayah yang terdampak bencana bisa segera terhubung kembali. Dan buat kamu yang lagi baca ini, jangan lupa berdoa dan kasih dukungan buat saudara-saudara kita di Sumatera. Sedikit bantuan dari kita, bisa berarti banyak buat mereka. Gimana menurutmu? Sharing, dong! ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









