Kudetekno – Kartu Wartawan Dicabut Lalu Balik Lagi? Kata Menkominfo Begini…
Pernah denger soal kartu wartawan dicabut terus dibalikin lagi? Seriusan, drama beginian emang kadang bikin kita garuk-garuk kepala, ya nggak sih? Nah, kali ini yang kena sorot adalah soal kartu liputan wartawan di Istana. Kabarnya sempat dicabut, eh tapi nggak lama kemudian balik lagi. Jadi, sebenernya ada apaan sih? Menteri Kominfo, Ibu Meutya Hafid, akhirnya buka suara soal ini. Katanya sih, udah beres semua…
Pernyataan Menkominfo Terkait Kartu Wartawan
Jadi gini, guys. Bu Meutya Hafid, Menteri Kominfo kita, bilang kalo urusan pencabutan dan pengembalian kartu liputan wartawan di Istana itu udah kelar. Udah diselesaikan dengan baik, katanya. Tapi, gimana caranya kelarnya? Itu yang bikin penasaran, kan?
Penyelesaian Melalui Komunikasi Terbuka
Nah, kuncinya ternyata ada di komunikasi. Kata Bu Meutya, semua ini diselesaikan lewat dialog dan silaturahmi. Udah kayak lebaran aja ya, silaturahmi. Tapi ya, emang bener sih, kadang masalah itu bisa selesai cuma dengan ngobrol baik-baik. “Sebelumnya, setelah berdiskusi dan juga bersilaturahmi, saya rasa sudah selesai dan dikembalikan,” gitu kata Bu Meutya pas lagi nengokin penerima manfaat fixed broadband di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Jauh juga ya dari Jakarta.
Yang menarik, Bu Meutya juga nyinggung soal Dewan Pers. Dewan Pers ini lembaga independen yang jadi mitra Kominfo. Tapi, inget ya, nggak ada garis komando. Jadi, bukan berarti Kominfo bisa seenaknya ngatur Dewan Pers. Terus, ada juga KPI Pusat dan Komisi Informasi Pusat. Intinya sih, banyak pihak yang terlibat dan punya peran masing-masing dalam dunia pers ini.
Katanya sih, penyelesaian masalah kartu wartawan ini bukti komitmen pemerintah buat ngejaga hubungan baik sama insan pers. Ya, harus dijaga lah ya. Pers kan pilar demokrasi, masa’ hubungannya malah nggak baik? Selain itu, juga buat ngejamin kebebasan pers di Indonesia. Penting banget ini, buat kita semua.
Penjelasan Istana Kepresidenan
Oke, dari sisi Menkominfo udah dapet gambaran. Sekarang, kita dengerin penjelasan dari Istana, yuk! Biar berimbang gitu.
Pengembalian ID Pers dan Jaminan Tidak Terulang
Ternyata, kartu identitas (ID) peliputan khusus Istana milik wartawan CNN Indonesia TV, Diana Valencia, udah dibalikin. Mantap! Istana juga ngejamin kalo kejadian kayak gini nggak bakal keulang lagi di kemudian hari. “Pagi ini kami telah bertemu dengan Pemred CNN, juga dengan Pak Totok (Wakil Ketua Dewan Pers), dengan bu Diana. Kita berdiskusi Istana ini sangat terbuka,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Istana, Muhammad Yusuf Permana. Keliatannya emang serius ditangani, ya.
Yang perlu digarisbawahi, ID pers yang sempet diambil itu ID khusus buat tugas di Istana, bukan ID pers dari tempat Diana Valencia kerja. Jadi, beda ya! Jangan sampe salah paham.
Penegasan Keterbukaan dan Kebebasan Pers
Istana juga menegaskan kalo mereka menjunjung tinggi asas keterbukaan dan kebebasan pers. Ya iyalah, harus! Soalnya itu udah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Istana juga menghormati peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi. Jadi, pers itu penting banget buat nyampein berita yang akurat, kritis, dan akuntabel. Nah, ini dia poin pentingnya.
“Kemudian kami juga memastikan bahwa kejadian ini tidak akan terulang kembali. Jadi teman-teman yang bertugas di Istana, kita memahami bahwa tidak akan lagi terulang kembali kejadian ini. Dan Kepala Biro Pers dan media juga telah telah menyesal begitu untuk menarik ID teman-teman,” ujar Yusuf. Wah, kayaknya udah bener-bener clear nih.
Apresiasi dari CNN Indonesia
Setelah denger penjelasan dari Menkominfo dan Istana, sekarang kita intip tanggapan dari CNN Indonesia, yuk!
Pemred CNN Indonesia, Titin Rosmasari, ngucapin terima kasih ke Biro Pers yang udah mau ngadain pertemuan dan dialog. Titin juga berterima kasih karena ID pers Istana Diana udah dibalikin. Legowo banget, ya.
“Jadi inilah jawaban yang tentu harus kami sampaikan ke rekan-rekan yang men-support kami, termasuk mas Toto, Wakil Ketua Dewan Pers yang sejak awal mengikuti isu ini. Concern teman-teman pers, concern kami semua hari ini terjawab. ID ini artinya dapat jaminan bahwa mbak Diana dapat kembali menjalankan tugas seperti sebelumnya, sebaik-baiknya dan mendapat perlakuan yang tetap sebaik-baiknya, seperti sebelumnya,” ujarnya. Kayaknya emang beneran udah lega dan siap kerja lagi nih Mbak Diana.
Jadi, gitu deh ceritanya. Kartu wartawan dicabut, eh balik lagi. Untungnya, semua pihak udah sepakat buat menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik. Komunikasi emang penting banget ya, guys! Kalo nggak ada komunikasi, bisa runyam urusannya.
Semoga kejadian kayak gini nggak keulang lagi ya. Kebebasan pers itu penting, dan jurnalis juga punya peran penting dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Jadi, mari kita jaga sama-sama kebebasan pers ini. Gimana menurut kamu soal masalah ini? Share dong pendapatmu di kolom komentar! Siapa tau kita bisa diskusi lebih lanjut. ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









