Kudetekno – Rahasia Alam, Kenapa Pohon Jadi Garda Terdepan Lawan Banjir & Longsor
Banjir sama longsor itu kayak udah langganan di Indonesia ya? Seriusan deh, tiap tahun pasti aja ada berita sedih soal ini. Bayangin aja, rumah kebanjiran, jalanan putus gara-gara longsor, kebayang kan repotnya kayak apa? Nah, daripada cuma ngeluh, mending kita cari solusi, kan? Salah satu solusi paling keren (dan alami banget) itu ya… nanem pohon! Iya, pohon, si makhluk hidup yang sering kita anggap biasa aja, ternyata punya kekuatan super buat ngelawan banjir dan longsor. Kok bisa? Yuk, kita bahas lebih lanjut.
Mengapa Pohon Garda Terdepan Lawan Banjir & Longsor?
Pernah nggak sih kamu mikir, kenapa ya di hutan tuh jarang banget ada banjir atau longsor parah? Padahal kan hutan itu isinya pohon semua. Nah, di sini nih rahasianya. Pohon itu bukan cuma sekadar pajangan, tapi beneran punya peran penting banget dalam menjaga keseimbangan alam. Mereka kayak tim SAR alami gitu deh, siap siaga 24/7 buat nahan air dan tanah. Gimana caranya? Simak terus ya!
1. Mengurangi Volume dan Kecepatan Aliran Air Hujan (Runoff)
Bayangin deh, hujan deres banget, airnya langsung ngalir deras di jalanan. Nah, kalau ada pohon, air hujan itu nggak langsung jatuh ke tanah, tapi ketahan dulu sama daun-daunnya. Ibaratnya kayak payung raksasa gitu. Terus, akar pohonnya juga kayak spons super yang nyerap air sebanyak-banyaknya. Jadi, airnya nggak langsung lari kenceng ke sungai dan bikin banjir. Seriusan, satu pohon dewasa itu bisa nyerap ratusan liter air tiap hari! Gila, kan?
Ada penelitian juga nih, yang bilang kalau hutan itu bisa mengurangi limpasan air hujan sampai 80% dibanding lahan yang kosong. Jadi, emang beda banget deh efeknya. Bayangin kalau semua lahan gundul diganti sama hutan, pasti banjirnya nggak separah sekarang.
2. Meningkatkan Infiltrasi Air ke Tanah
Selain nyerap air, pohon juga jago banget bikin tanah jadi lebih ramah air. Gimana caranya? Akar-akarnya itu bikin pori-pori di dalam tanah. Pori-pori ini kayak jalan tol buat air hujan. Jadi, airnya nggak cuma ngalir di permukaan, tapi juga meresap ke dalam tanah dan jadi cadangan air tanah.
Kalau infiltrasi airnya bagus, berarti lebih sedikit air yang jadi banjir. Penelitian juga nunjukkin kalau tanah di bawah hutan itu bisa nyerap air 10 sampai 100 kali lebih cepat daripada tanah gundul! Wah, kebayang kan bedanya kayak apa? Sama kayak lagi nyiram tanaman, kalau tanahnya padet, airnya malah luber kemana-mana, tapi kalau tanahnya gembur, airnya langsung keserap. Intinya sih, pohon bikin tanah jadi lebih “haus” air.
3. Menahan Tanah dari Longsor
Ini nih yang paling penting. Akar pohon itu kayak jaring raksasa yang ngecengkeram tanah. Mereka bikin tanah jadi lebih kuat dan nggak gampang longsor. Apalagi kalau pohonnya punya akar tunggang yang dalam dan akar lateral yang melebar, wah itu sih udah kayak benteng pertahanan yang kokoh banget.
Ada penelitian yang bilang, kalau lereng bukit yang ditumbuhi pohon dengan baik, risiko longsornya bisa turun sampai 90%! Gila, drastis banget kan? Jadi, daripada bangun tembok penahan tanah yang mahal dan ribet, mending nanem pohon aja. Lebih murah, lebih alami, dan lebih bermanfaat jangka panjang.
4. Mengurangi Erosi Permukaan
Selain nahan tanah dari longsor, pohon juga bisa ngelindungin tanah dari erosi. Erosi itu apa sih? Erosi itu kayak pengikisan tanah gara-gara air hujan atau angin. Nah, kalau ada pohon, daun-daun dan ranting-rantingnya itu jadi kayak “bantalan” yang ngelindungin tanah dari hantaman air hujan. Jadi, tanahnya nggak langsung kebawa arus.
Ada penelitian yang nemuin kalau lahan yang ditutupi dedaunan kering (litter) yang tebal, erosinya jauh lebih rendah daripada lahan yang gundul. Jadi, jangan salah ya, daun-daun yang gugur itu bukan sampah, tapi justru pelindung alami buat tanah kita.
5. Mengatur Siklus Air Skala Besar
Nah, ini yang seringkali kita lupa. Hutan itu bukan cuma nahan air dan tanah di sekitar situ aja, tapi juga punya peran penting dalam mengatur siklus air di skala yang lebih besar. Pohon-pohon itu nyerap air dari tanah, terus ngeluarin uap air ke udara melalui proses transpirasi. Uap air ini kemudian jadi awan dan akhirnya jadi hujan.
Kalau hutannya hilang, siklus airnya jadi kacau. Curah hujan berkurang, musim kemarau jadi lebih panjang, dan banjir jadi lebih parah. Ironis kan? Justru karena hutannya ditebang, malah jadi lebih sering kebanjiran. Jadi, jaga hutan itu sama dengan menjaga sumber air kita.
Spesies Pohon yang Paling Efektif di Indonesia
Oke, sekarang udah tau kan kenapa pohon itu penting banget buat ngelawan banjir dan longsor? Tapi, jenis pohon apa aja sih yang paling efektif di Indonesia? Nggak semua pohon sama ya, ada beberapa jenis yang emang jagoan dalam nahan air dan tanah.
Beberapa di antaranya adalah:
- Jati: Akarnya dalem banget, jadi jago nyerap air.
- Mahoni: Akarnya kuat dan nyebar, cocok buat nahan tanah di lereng.
- Pinus: Kuat di dataran tinggi, tahan kekeringan sekaligus banjir.
- Bambu: Akarnya serabutnya rapat banget, ampuh cegah longsor dangkal.
- Pohon buah (durian, rambutan, duku): Selain buahnya bisa dimakan, akarnya juga kuat dan bisa nahan tanah. Lumayan kan, udah dapet buah, tanah juga aman.
* Vetiver: Akarnya panjang, efektif cegah erosi dan longsor.
Jadi, kalau kamu mau nanem pohon buat ngelawan banjir dan longsor, pilih salah satu dari jenis-jenis ini ya.
Gimana? Udah mulai kebayang kan betapa pentingnya pohon buat kita? Jujur aja, aku juga sempat mikir dulu, ah nanem pohon mah nggak ngaruh. Tapi setelah baca-baca dan lihat sendiri dampaknya, wah ternyata emang beneran sakti mandraguna.
Intinya sih, banjir dan longsor itu bukan cuma masalah teknis, tapi juga masalah lingkungan. Dan solusi terbaiknya adalah kembali ke alam, salah satunya ya dengan menanam dan menjaga pohon. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo mulai tanam pohon sekarang! Nggak perlu nunggu lahan luas, di pot juga bisa. Setidaknya, kita udah ikut berkontribusi buat masa depan yang lebih baik. Siapa tau, satu pohon yang kamu tanam hari ini, bisa nyelamatin banyak orang di masa depan. Keren kan? Atau minimal, coba deh ngajak temen-temen buat gotong royong nanem pohon di lingkungan sekitar. Lebih seru lagi, kan?
Yuk ah, jangan cuma jadi penonton. Kita jadi bagian dari solusi! ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









