Kudetekno – Saatnya Bertanya, Apakah Ini Akhir dari Cuaca Normal?
Hujan deres udah kayak makanan sehari-hari ya belakangan ini? Bukan cuma di Indonesia, tapi di banyak negara juga lagi kebanjiran. Seriusan deh, ini bikin khawatir. Jalanan jadi sungai dadakan, rumah-rumah kelelep, macetnya jangan ditanya lagi. Dan yang bikin ngeri, perubahan iklim katanya bikin semua ini makin parah. Jadi, emang beneran kita udah nggak bisa ngarepin cuaca normal lagi?
Perubahan Iklim Memperparah Cuaca Ekstrem
Dulu sih mikirnya, ya namanya juga musim hujan, pasti banjir. Tapi sekarang kayaknya udah beda deh. Banjirnya makin sering, makin tinggi pula. Ini semua gara-gara apa? Katanya sih perubahan iklim. Tapi emang se-ngaruh itu ya?
Pernyataan Ilmuwan Iklim
Nah, ini yang penting. Ilmuwan iklim tuh udah pada angkat bicara. Daniel Swain dari California Institute for Water Resources, misalnya, bilang gini, “Susah sih bilang satu kejadian cuaca itu pasti gara-gara perubahan iklim. Tapi yang jelas, curah hujan ekstrem dan banjir kayak gini tuh kemungkinan besar diperparah sama ulah manusia.” Seriusan, ini bukan main-main. Emang ngeri ya kalau dipikir-pikir. Dia juga bilang, banjir ekstrem kayak gini tuh udah meningkat signifikan di seluruh dunia gara-gara pemanasan global.
Udara Lebih Hangat Menyimpan Lebih Banyak Air
Terus, kenapa sih pemanasan global bikin banjir makin parah? Andrew Dessler, profesor dari Texas A&M University, punya penjelasan yang masuk akal. Katanya, udara yang lebih hangat itu bisa nyimpen lebih banyak air. Jadi, pas ada badai, air yang turun juga jadi lebih banyak dari biasanya. Kayak gelas yang udah penuh, terus diisi terus, ya pasti luber!
“Alasan utamanya adalah udara yang lebih hangat menyimpan lebih banyak air,” kata Dessler. Sederhananya ya kayak gitu. Makin panas, makin banyak air yang bisa ditampung di udara. Dan hasilnya? Hujan yang bikin banjir bandang.
Pengaruh Pemanasan Global pada Banjir
Dessler juga nyontohin banjir yang terjadi di Texas. Katanya, Teluk yang deket Texas itu jadi lebih hangat gara-gara perubahan iklim. Nah, air yang hangat ini bikin penguapan meningkat, jadi makin banyak uap air yang keangkat ke udara. Uap air ini yang nantinya jadi hujan gede-gedean. Jadi, intinya sih, pemanasan global itu kayak nyiram bensin ke api. Udah ada potensi banjir, eh malah dibikin makin parah.
Jennifer Marlon, ilmuwan dari Yale School of the Environment, nambahin, “Banjir bandang sih emang udah ada dari dulu. Tapi, pemanasan global gara-gara bahan bakar fosil bikin semuanya jadi lebih parah.” Jadi, ya intinya, kita sendiri yang bikin masalah ini makin gede.
Dampak Jangka Panjang dan Solusi
Oke, udah jelas nih, perubahan iklim emang punya andil besar bikin cuaca jadi nggak karuan. Tapi, terus gimana dong? Apa kita cuma bisa pasrah nungguin banjir berikutnya? Ya nggak gitu juga lah!
Tindakan yang Perlu Diambil
Ada beberapa hal yang bisa kita lakuin. Dessler nyaranin, pemerintah harus ningkatin sistem peringatan dini. Jadi, pas ada potensi banjir, kita bisa langsung siap-siap. Selain itu, infrastruktur juga harus diperbaiki biar lebih kuat nahan banjir. Tapi yang paling penting, kita harus mulai beralih ke energi terbarukan kayak tenaga surya dan angin. Kenapa? Ya karena energi ini lebih ramah lingkungan dan juga lebih murah!
“Selama kita terus membakar bahan bakar fosil, ini tidak akan membaik,” tegas Dessler. Ini bener banget sih. Kita harus mikirin masa depan anak cucu kita juga. Masak iya, mereka nanti cuma kebagian banjir dan cuaca ekstrem doang?
Peran Kepemimpinan dalam Mengatasi Perubahan Iklim
Marlon juga setuju. Katanya, perubahan kayak gini harus dimulai dari pemimpin. Mereka harus ngerespon perubahan iklim ini dengan serius. “Para pemimpin juga dapat menyampaikan kepada negara dan masyarakat tentang rencana mereka untuk mengatasi masalah jangka panjang perubahan iklim. Warga dapat bertanya kepada para pemimpin bagaimana mereka membantu negara kita bertransisi ke energi terbarukan,” kata Marlon. Jadi, kita sebagai warga negara juga punya hak buat nanya ke pemimpin, apa yang udah mereka lakuin buat ngatasi masalah ini.
Ya, jujur aja, kadang mikir, “Ah, perubahan iklim kan masalah gede, nggak mungkin kita bisa ngatasin sendiri.” Tapi, kalau semua orang mikir kayak gitu, ya kapan beresnya? Mulai dari hal kecil aja deh, kayak hemat energi, kurangin sampah plastik, atau nanam pohon. Siapa tau, dengan usaha kecil kita, kita bisa bikin perubahan yang gede.
Jadi, intinya sih, masalah cuaca ekstrem dan banjir ini emang serius. Perubahan iklim punya andil besar di dalamnya. Tapi, bukan berarti kita nggak bisa ngapa-ngapain. Pemerintah, pemimpin, dan kita sebagai warga negara, semua punya peran penting buat ngatasin masalah ini. Yuk, mulai sekarang kita lebih peduli sama lingkungan dan mikirin masa depan bumi kita. Gimana? Udah siap buat jadi bagian dari solusi? Share dong pendapat kamu di kolom komentar! Siapa tahu kita bisa saling kasih ide buat bikin bumi ini jadi lebih baik. ***
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇









