WhatsApp Call Mau Dibatasi? Ini Kata Orang Dalam!

WhatsApp Call Mau Dibatasi? Ini Kata Orang Dalam!
WhatsApp Call Mau Dibatasi? Ini Kata Orang Dalam!

Kudetekno – WhatsApp Call Mau Dibatasi? Ini Kata Orang Dalam!

Waduh, rame nih soal WhatsApp Call mau dibatasi! Seriusan ini? Jujur aja, pas pertama kali denger, aku juga sempat mikir, “Ah, yang bener aja? Masa iya sih?” Tapi, ya namanya juga berita, kan, ya? Mending kita cari tau dulu kebenarannya kayak gimana. Nah, kebetulan banget nih, aku dapet bocoran dari orang dalem soal wacana yang lagi heboh ini. Katanya sih, pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo), lagi ngeliatin soal ini. Biar nggak simpang siur, yuk simak bareng-bareng!

Klarifikasi Kominfo: Tidak Ada Pembatasan WhatsApp Call

Jadi gini, biar jelas ya, kabar soal pembatasan WhatsApp Call itu… nggak bener! Kominfo udah ngasih klarifikasi kok. Jadi, bisa napas lega dulu nih buat kamu yang demen video call-an sama pacar, keluarga, atau temen-temen.

Pernyataan Resmi Menteri Komunikasi dan Digital

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), sebut saja Ibu Meutya Hafid, udah menegaskan dengan jelas. Katanya, “Pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Informasi yang beredar tidak benar dan menyesatkan.” Tuh, dengerin baik-baik! Jangan langsung percaya sama berita yang belum jelas sumbernya ya.

Usulan Penataan Ekosistem Digital

Tapi, tunggu dulu! Bukan berarti nggak ada apa-apa lho, ya. Jadi, Kominfo itu dapet usulan dari beberapa pihak, kayak Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel). Mereka itu lagi ngasih pandangan soal gimana caranya nata ekosistem digital, termasuk hubungan antara penyedia layanan over-the-top (OTT) kayak WhatsApp dan operator jaringan. Intinya sih, biar fair gitu, nggak berat sebelah.

Fokus Pemerintah Saat Ini

Nah, yang penting juga nih, Menkomdigi bilang kalo usulan itu belum dibahas serius di forum kebijakan. Jadi, masih jauh banget dari kata “pembatasan”. Sekarang ini, Kominfo lagi fokus sama agenda-agenda penting lainnya. Contohnya, perluasan akses internet di daerah-daerah terpencil, peningkatan literasi digital (biar nggak gampang kemakan hoax!), sama penguatan keamanan data di dunia maya. Penting banget, kan?

Alasan Wacana Pembatasan WhatsApp Call Muncul

Terus, kenapa bisa muncul wacana pembatasan WhatsApp Call kayak gini sih? Nah, ini dia yang menarik. Ada beberapa alasan yang jadi latar belakangnya.

Ketidakseimbangan antara OTT dan Operator Telekomunikasi

Jadi gini, operator telekomunikasi itu kan investasinya gede banget buat bangun jaringan internet sampe pelosok negeri. Nah, sementara itu, penyedia layanan OTT kayak WhatsApp itu numpang lewat aja. Gitu deh sederhananya. Jadi, ada semacam ketidakseimbangan gitu. Operator udah keluar duit banyak, tapi keuntungannya nggak sebanding sama yang dinikmati sama OTT. Pernah nggak sih kamu ngerasa kayak gitu? Kayak udah kerja keras, eh, hasilnya malah dinikmati orang lain? Kurang lebih kayak gitu deh.

Opsi Regulasi yang Mungkin Diterapkan

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kominfo, Bapak Denny Setiawan, pernah bilang kalo tujuannya (meregulasi panggilan WhatsApp, dkk) itu biar sama-sama menguntungkan. Sekarang kan, kata beliau, nggak ada kontribusi dari teman-teman OTT. Nah, kalo emang nggak bisa dibatasi, mungkin nanti bakal ada kewajiban Quality of Service (QoS). Jadi, kualitas panggilan telepon atau suara di VoIP itu harus bener-bener diperhatiin, nggak boleh asal-asalan. Kan kesel juga ya kalo lagi nelpon penting, eh, suaranya putus-putus kayak lagi dengerin radio rusak?

Negara-Negara yang Membatasi Layanan VoIP

Eh, tapi tau nggak sih, ternyata ada juga lho negara-negara yang udah duluan ngebatesin layanan VoIP kayak WhatsApp Call ini. Penasaran kan? Yuk, kita intip negara mana aja!

Uni Emirat Arab

Di Uni Emirat Arab (UEA), panggilan WhatsApp itu dilarang. Tapi, tenang aja, ada aplikasi alternatif lain yang disetujui pemerintah setempat. Katanya sih, alasan utamanya keamanan dan buat dukung penyedia telekomunikasi lokal. Tapi, layanan dasar WhatsApp kayak chat masih bisa dipake kok.

Arab Saudi

Sama kayak UEA, Arab Saudi juga nggak ngebolehin panggilan WhatsApp (suara maupun video). Tapi, kalo kamu lagi roaming di sana, mungkin masih bisa. Intinya sih, kalo pake operator lokal, nggak bisa. Tujuannya sama, buat ngelindungin operator telekomunikasi dalam negeri.

Qatar

Qatar juga ikutan nih. Panggilan WhatsApp nggak bisa, tapi chat tetep lancar jaya. Ya, mirip-mirip lah sama Arab Saudi dan UEA.

China

Nah, kalo China sih udah beda lagi ceritanya. Mereka emang dari dulu udah kuat banget sama perusahaan teknologi nasionalnya. Jadi, layanan global kayak WhatsApp itu digantiin sama WeChat, Twitter digantiin Weibo, dan seterusnya. Intinya, mereka pengen ekosistem digitalnya sendiri yang kuat. Salut sih!

Korea Utara

Korea Utara? Wah, ini sih udah nggak heran ya. Negara ini emang paling ketat soal kontrol informasi. Jadi, layanan VoIP ya jelas nggak bisa dipake di sana.

Suriah

Suriah juga melakukan penyensoran internet. Banyak platform digital global yang diblokir, termasuk WhatsApp. Alasan utamanya ya isu keamanan nasional.

Iran

Sama kayak Suriah, Iran juga ngeblokir banyak platform digital global. Ya, kurang lebih alasannya sama lah.

Gimana, udah dapet gambaran kan? Jadi, wacana pembatasan WhatsApp Call ini emang nggak bisa dibilang nggak ada apa-apanya. Ada alasan di balik itu semua. Tapi, yang penting, pemerintah udah ngasih klarifikasi kalo nggak ada rencana buat ngebatesin. Lega deh!

Intinya sih, ya gitu… Kominfo lagi ngeliatin gimana caranya nata ekosistem digital biar adil buat semua pihak. Ya, walaupun kadang bikin tambah bingung juga sih, hehe. Tapi, kita sebagai pengguna juga perlu pinter-pinter lah. Jangan gampang kemakan hoax, terus dukung program-program pemerintah yang positif.

Nah, buat kamu yang udah baca sampe sini, gimana pendapatmu? Setuju nggak kalo ada regulasi soal layanan OTT ini? Atau punya pengalaman menarik soal WhatsApp Call? Share dong di kolom komentar! Siapa tau bisa jadi bahan diskusi yang seru. Yang jelas, semoga informasi ini bermanfaat ya! Jangan lupa, bijak dalam menggunakan teknologi! ***

Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇

Also Read

Bagikan:

Laras Ayu

Hai, aku Laras Ayu. Di KudeTekno, aku nulis soal aplikasi yang lagi tren, mulai dari edit foto, sosial media, sampai app lucu yang viral.

Leave a Comment