Kudetekno – Layanan internet BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terbukti menjadi tulang punggung konektivitas di wilayah 3T. Tingginya penggunaan ini menegaskan bahwa internet kini adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat terdepan, terluar, dan tertinggal. Inisiatif pemerintah ini berhasil menjembatani kesenjangan digital yang selama ini ada.
Wilayah 3T seringkali menghadapi tantangan geografis dan infrastruktur yang berat untuk akses teknologi. Namun, BAKTI Komdigi terus berupaya keras menghadirkan jaringan yang handal di lokasi-lokasi tersebut. Keberadaan internet membuka peluang baru bagi pendidikan, ekonomi, dan informasi bagi warganya.
Salah satu contoh nyata keberhasilan ini terlihat di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang indah namun terpencil ini kini merasakan manfaat langsung dari akses internet BAKTI. Pembangunan titik-titik akses internet di sana telah mengubah lanskap komunikasi lokal secara signifikan.
Pelaksana Tugas Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi, Darien Aldiano, mengungkapkan tren positif ini. Penggunaan layanan di Pos TNI AL Pulau Maratua bahkan mencapai puncak 100 Mbps pada bulan Mei lalu. Angka ini menunjukkan adopsi dan kebutuhan internet yang sangat tinggi di antara penduduk setempat.
Kecepatan 100 Mbps bukan sekadar angka, melainkan cerminan aktivitas digital yang beragam. Warga kini dapat mengakses informasi penting, berkomunikasi dengan keluarga jauh, atau bahkan mendukung kegiatan ekonomi lokal secara online. Ini adalah lompatan besar bagi kualitas hidup di perbatasan.
Pencapaian ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan program pemerintah dalam pemerataan akses digital. BAKTI terus berkomitmen memperluas jangkauan layanan internet ke seluruh pelosok negeri. Tujuannya adalah memastikan tidak ada lagi warga negara yang tertinggal dalam era digital.
Maka dari itu, inisiatif seperti BAKTI bukan hanya tentang membangun infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah tentang membangun masa depan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Konektivitas digital adalah hak, bukan lagi kemewahan.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇






