Kudetekno – Industri penyedia layanan internet lokal sering mengandalkan pihak ketiga untuk manajemen pelanggan. Keputusan ini umumnya diambil demi efisiensi dan kepraktisan operasional. Namun, sebuah langkah berani justru diambil oleh PT Lintas Jaringan Nusantara (LJN).
Selama belasan tahun, LJN telah tumbuh menjadi pemain penting dengan ratusan ribu pengguna setia. Mereka kini memutuskan untuk mengubah arah strategi bisnisnya secara signifikan. Ketergantungan pada vendor eksternal untuk sistem billing kini resmi dilepas.
LJN menugaskan tim programmer internalnya untuk merancang sebuah sistem penagihan baru. Sistem ini dibangun sepenuhnya dari nol, menyesuaikan kebutuhan spesifik perusahaan. Ini menunjukkan komitmen LJN dalam mengembangkan kapabilitas teknologi mereka.
Pengembangan sistem billing in-house ini menandai pergeseran fokus yang menarik. Dari sebelumnya murni sebagai penyedia koneksi jaringan, LJN kini menjelma menjadi pengembang perangkat lunak. Inovasi internal ini membuka peluang baru bagi mereka di masa depan.
Langkah ini tentu bukan tanpa tantangan besar bagi LJN. Membangun sistem kompleks dari awal membutuhkan investasi waktu dan sumber daya yang tidak sedikit. Namun, potensi keuntungan jangka panjangnya sangat menjanjikan bagi perusahaan.
Dengan sistem sendiri, LJN dapat memiliki kontrol penuh atas seluruh proses penagihan. Mereka bisa menyesuaikan fitur dan alur kerja sesuai kebutuhan pelanggan yang dinamis. Fleksibilitas ini sulit didapatkan jika terus bergantung pada platform pihak ketiga.
Inisiatif LJN ini patut menjadi sorotan di kancah ISP lokal Indonesia. Ini membuktikan bahwa perusahaan lokal juga mampu berinovasi pada level pengembangan software. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan LJN.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇






