Kudetekno – Aturan baru registrasi kartu SIM prabayar akan segera diterapkan pada 1 Juli 2026. Kewajiban scan wajah untuk validasi biometrik ini memicu protes dari operator seluler. Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) meminta pemerintah meninjau kembali biaya validasi tersebut.
Saat ini, biaya validasi data biometrik ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencapai Rp 3.000 per orang. Angka ini dinilai memberatkan dibanding metode validasi sebelumnya. Sebelumnya, registrasi hanya memerlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelumnya menegaskan bahwa biaya ini tidak ditanggung pelanggan. Beban finansial sepenuhnya menjadi tanggungan operator seluler. Ini termasuk raksasa seperti Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XL Axiata.
Operator merasa biaya Rp 3.000 per validasi terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan. Mereka khawatir ini akan membebani operasional secara signifikan. ATSI berharap ada solusi yang lebih adil dan efisien.
Jika biaya ini dipertahankan, operator mungkin terpaksa mencari cara untuk menyeimbangkan pengeluaran. Hal ini bisa berdampak pada layanan atau inovasi di masa depan. Industri telekomunikasi sangat sensitif terhadap biaya operasional tambahan yang besar.
Meskipun biaya tidak langsung ditanggung pelanggan, potensi dampaknya tetap ada. Kualitas layanan atau penawaran promo bisa saja terpengaruh. Konsumen tentu berharap registrasi SIM tetap mudah dan terjangkau.
Pemerintah melalui Komdigi dan Dukcapil memiliki peran krusial dalam menanggapi permintaan ATSI. Kebijakan ini harus mampu menyeimbangkan keamanan data dengan keberlanjutan industri. Dialog antara pemerintah dan operator menjadi sangat penting.
Keputusan akhir mengenai penghapusan atau peninjauan biaya ini akan sangat dinantikan. Harapannya adalah solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak dapat tercapai. Proses registrasi SIM yang aman dan efisien tetap menjadi prioritas utama.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇





