Video Commerce Meledak 500% Ubah Cara Belanja Online

Video Commerce Meledak 500% Ubah Cara Belanja Online
Video Commerce Meledak 500% Ubah Cara Belanja Online

Kudetekno – Tren belanja online telah mengalami revolusi signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu inovasi paling menonjol adalah video commerce, yang kini mengubah cara konsumen berinteraksi dengan produk. Fenomena ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Google mengamati lonjakan pesat tren perdagangan berbasis video ini. Dalam tiga tahun terakhir, aktivitas belanja online melalui video meningkat hingga lima kali lipat. Angka ini menegaskan dominasi video sebagai medium penjualan yang sangat efektif.

Perdagangan berbasis video atau video commerce semakin menjamur di berbagai platform. Baik aplikasi marketplace maupun media sosial kini aktif mengadopsi fitur ini untuk menarik pembeli. YouTube, sebagai raksasa video, telah lama terjun dalam bisnis video commerce.

Program Afiliasi YouTube Shopping diluncurkan dua tahun lalu untuk mendukung tren ini. Sejak program tersebut berjalan, lebih dari 6 juta video di Asia Tenggara telah menampilkan tag produk yang dapat dibeli. Ini menunjukkan adopsi yang masif dari para kreator dan penjual di platform tersebut.

Sapna Chadha, Vice President Google untuk Asia Tenggara dan Asia Selatan Frontier, mengungkapkan data menarik. Menurut laporan ekonomi Asia Tenggara Google, 25% dari total Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce berasal dari video commerce. Angka ini sangat signifikan dan menunjukkan kekuatan video dalam mendorong transaksi penjualan.

Video commerce menawarkan pengalaman belanja yang lebih imersif dan interaktif bagi konsumen. Mereka bisa melihat produk secara detail, mendapatkan demo langsung, dan berinteraksi dengan penjual secara real-time. Hal ini membangun kepercayaan dan mengurangi keraguan pembeli sebelum melakukan pembelian.

Peningkatan pesat ini diprediksi akan terus berlanjut di masa mendatang. Perusahaan teknologi dan platform e-commerce akan terus berinovasi untuk menyempurnakan pengalaman video commerce. Belanja online melalui video tampaknya akan menjadi standar baru dalam industri ritel digital.

Inovasi teknologi seperti video commerce ini terus membentuk masa depan perdagangan digital. Para pelaku bisnis harus sigap beradaptasi dengan tren ini untuk tetap kompetitif. Pemanfaatan video akan menjadi kunci sukses dalam strategi penjualan online ke depan.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno

Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇

Also Read

Bagikan:

Andra Mahendra

Halo! Aku Andra Mahendra, penulis di KudeTekno yang fokus di dunia game kompetitif kayak Mobile Legends, PUBG, dan Free Fire.

Leave a Comment