Kudetekno – Berita menarik datang dari dunia digital Indonesia. Domain .ai.id kini resmi dibuka untuk diperebutkan oleh publik luas. Ini menandai babak baru dalam pengembangan ekosistem kecerdasan buatan di tanah air.
Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial atau Korika telah mengumumkan pembukaan Fase 3. Fase ini dikenal sebagai Landrush .ai.id dan telah dimulai sejak 24 Agustus. Pendaftaran akan berlangsung hingga 24 September 2026, memberikan waktu satu bulan penuh bagi para peminat.
Berbeda jauh dengan dua fase sebelumnya yang sangat terbatas. Kini, masyarakat umum dari seluruh dunia memiliki kesempatan untuk mendaftar. Ini merupakan langkah besar untuk demokratisasi akses terhadap domain bergengsi tersebut.
Syarat pendaftaran juga jauh lebih longgar pada fase ini. Pendaftar tidak lagi diwajibkan memiliki merek dagang terdaftar. Demikian pula, kepemilikan domain .id yang sudah ada bukan lagi menjadi prasyarat utama.
Kelonggaran syarat ini membuka peluang emas bagi banyak pihak. Startup, individu, atau perusahaan global dapat segera mengamankan identitas digital berbasis AI. Potensi inovasi dan branding di ranah kecerdasan buatan menjadi semakin luas.
Namun, ada satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh calon pendaftar. Pendaftaran pada fase Landrush ini menerapkan skema harga premium. Artinya, harga domain akan lebih tinggi dibandingkan fase normal nantinya.
Skema harga premium ini tentu saja berdampak pada persaingan. Nama domain yang dianggap sangat strategis akan menjadi incaran banyak pihak. Siapa cepat dan berani berinvestasi, dialah yang berpeluang mendapatkannya.
Ini adalah momen krusial untuk mengamankan aset digital masa depan Anda. Jangan lewatkan kesempatan langka untuk memiliki domain .ai.id yang relevan dengan AI. Segera persiapkan strategi Anda sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Kudetekno
Punya cara lain, saran, atau malah cerita lucu seputar topik ini? Yuk sharing di kolom komentar! Atau langsung ngobrol bareng tim KudeTekno di WhatsApp.👇






